Fokus Jalani Usaha Pengembangan Diri





KUBIK pada awal perjalanannya ternyata tidak hanya menjalankan usaha pelatihan (training) pengembangan diri, tapi juga bermacammacam usaha yang dianggap bisa menguntungkan perusahaan baru tersebut. 

Dari mulai advertising agency,production house,ataupun event organizer(EO) juga dijalankan. Namun, setelah dua tahun perjalanan, Indra dan rekan-rekannya menyadari bahwa dalam menjalankan usaha haruslah fokus. Sejak awal pendiriannya,Kubik memang diperuntukkan untuk menjalankan usaha pengembangan diri. Karena itulah, mereka sepakat menutup usaha-usaha lain di luar training. 

“Saat memulai usaha pertama kali,keinginan untuk mengerjakan banyak hal yang menguntungkan memang besar.Tapi, itu tidak bagus untuk jangka panjang. Kami harus fokus pada usaha yang ingin kami jalankan, ”tutur pria berkacamata yang menyelesaikan program Magister Psikologi Terapan,jurusanPsikologiSDM,diUniversitasIndonesia.Sejak 2002 itulah Kubik fokus pada satu usaha yaitu training pengembangan diri. 

Dengan hanya mengerjakan satu bisnis, Indra yakin Kubik bisa berkembanglebihbaik. Meskipunkalaituusahalaindiluar trainingjustru memberi pemasukan yang jauh lebih besar.Kala itu usaha lain lebih memiliki kesiapan dibanding idealis mereka terhadap usaha training. Untuk usaha advertising, PH, atau pun EO, dia memiliki banyak SDM yang bagus,begitupula dengan pesanan yang datang.

Sementara untuk training, kesiapannya masih terbatas terutama dalam modul, jaringan, maupun trainer-nya itu sendiri. Toh, itu tidak menyurutkan keinginan menjalankan training sebagai usaha satu-satunya. Indra yakin,dengan fokus,keinginan itu pun bisa terlaksana dengan baik. “Kala itu memang trainingbelum ada duitnya.Tapi,saya dan founder lain yakin bahwa ini memiliki potensi besar, yang akan membuat perusahaan menjadi besar,”tuturnya. 

Keyakinan yang terus dijalankan dengan usaha yang maksimal dilakukan. Meskipun awalnya terasa berat, idealis yang tinggi untuk memberi kontribusi terhadap peningkatan SDM Indonesia membuat Indra dan kawan-kawan pantang menyerah. Hasil yang akhirnya terlihat sejak 2005, saat Kubik mulai bisa menanamkan fondasi mengenai pentingnya pengembangan diri,melalui bentuk bacaan. 

Tahun itu Indra menulis buku berjudul Kubik Leadership, yang menjadi salah satu best seller kala itu.Buku itu,menurut Indra,banyak digemari berbagai kalangan. Bukan cuma hanya dari dalam negeri, bahkan juga negara-negara tetangga.Setelah mendapat respons bagus di kalangan domestik, penerbit juga mengedarkannya di beberapa negara regional, di antaranya Malaysia. 

Itu sebabnya, tahun ini Kubik juga berencana mengembangkan usaha training ke Negeri Jiran tersebut dengan membuka kantor perwakilan. Terlepas dari itu,Indra mengaku akan tetap fokus mengembangkan usaha training yang dikerjakannya. Selain menguntungkan, dia juga merasa memiliki kepuasan lain,saat bisa membuat orang lain menjadi lebih baik. (juni triyanto) 

0 komentar:

Posting Komentar

About

Pengikut

 
Real Estate © 2010 Template design by Justinwoodie.com. Provided By Free Blogger Templates | Freethemes4all.com
Free Website templatesFree Flash TemplatesRiad In FezFree joomla templatesSEO Web Design AgencyMusic Videos OnlineFree Wordpress Themes Templatesfreethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree Web Templates